HLR KURSUS kembali menghadirkan materi pembelajaran mengemudi melalui video tutorial yang membahas teknik melakukan manuver zigzag menggunakan mobil, baik saat maju maupun saat mundur. Materi ini memberikan panduan mengenai penggunaan patokan di sekitar kendaraan, pengaturan jarak, serta cara mengarahkan setir agar kendaraan dapat melewati rintangan dengan lebih terkontrol.
Dalam praktik zigzag maju, peserta terlebih dahulu diarahkan untuk mengatur jarak kendaraan dengan patokan di depan sekitar setengah meter. Kendaraan kemudian dijalankan secara perlahan sambil memperhatikan posisi patokan terhadap spion. Saat kendaraan mulai berbelok, setir diputar secara bertahap sambil mobil tetap bergerak maju. Kecepatan yang rendah menjadi salah satu hal yang ditekankan agar pengemudi memiliki waktu yang cukup untuk memperhatikan patokan dan mengoreksi arah kendaraan.
Video tersebut juga menjelaskan pentingnya memperhatikan sudut kaca mobil sebagai salah satu patokan ketika melakukan manuver. Setelah melewati setiap bagian zigzag, posisi kendaraan kembali diluruskan sebelum melanjutkan ke manuver berikutnya. Dengan cara tersebut, pengemudi dapat menjaga posisi kendaraan agar tetap berada pada jalur yang diinginkan dan menghindari patokan atau rintangan di sekitarnya.
Selanjutnya, materi berlanjut pada teknik zigzag mundur. Saat kendaraan bergerak mundur, perhatian pengemudi diarahkan lebih banyak ke bagian belakang melalui spion. Spion kiri atau kanan yang menjadi fokus disesuaikan dengan posisi patokan yang hendak dihindari. Salah satu teknik yang diperkenalkan dalam video adalah menjaga jarak sekitar dua jari antara body mobil dan patokan. Jarak tersebut digunakan sebagai acuan agar kendaraan tidak terlalu dekat maupun terlalu jauh dari rintangan.
Jika jarak kendaraan dengan patokan terlalu dekat, arah kendaraan dapat dikoreksi dengan memutar setir ke arah yang membuat jarak kembali terbuka. Sebaliknya, jika jaraknya terlalu jauh, arah kendaraan dapat dikoreksi untuk kembali mendekati patokan. Setelah jarak yang diinginkan tercapai, setir diluruskan kembali sebelum melanjutkan proses berikutnya.
Teknik berikutnya adalah menentukan waktu yang tepat untuk mulai membelok saat kendaraan mundur. Dalam video dijelaskan bahwa pengemudi dapat menggunakan ujung spion sebagai patokan, yaitu ketika posisi patokan sudah berada di ujung spion atau sejajar dengan bagian belakang mobil. Setelah posisi tersebut tercapai, setir diputar sesuai dengan arah belokan yang dituju, sambil tetap memperhatikan kondisi di sisi lainnya.
Materi ini juga menekankan pentingnya melakukan pengecekan secara bergantian antara spion kiri dan kanan. Setelah kendaraan berpindah arah atau posisi, pengemudi kembali menggunakan prinsip yang sama, yaitu mencari jarak sekitar dua jari, meluruskan setir, kemudian memperhatikan posisi patokan pada ujung spion sebelum melakukan belokan berikutnya.
Pada bagian akhir, kendaraan diarahkan hingga berada dalam posisi lurus dan aman. Setelah memastikan sisi kanan dan kiri tidak mengenai patokan, kendaraan diluruskan dan dihentikan dalam posisi netral.
Melalui latihan seperti ini, peserta kursus dapat mempelajari bagaimana menggunakan spion, jarak kendaraan, posisi body mobil, serta arah putaran setir sebagai acuan ketika menghadapi manuver zigzag. Teknik tersebut juga dapat membantu peserta memahami cara menghindari rintangan dalam kondisi ruang yang terbatas.
Simak video lengkap tutorial praktik zigzag maju dan mundur di YouTube HLR KURSUS:
HLR KURSUS terus menghadirkan materi pembelajaran mengemudi yang praktis sebagai bagian dari proses latihan peserta agar semakin memahami teknik dasar pengendalian kendaraan dan penggunaan patokan saat melakukan manuver.




