Palopo, 15 Juli 2025 — Dalam rangka mendukung program reintegrasi sosial dan pemberdayaan klien pemasyarakatan, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kota Palopo bekerja sama dengan YP2K Handayani Luwu Raya (HLR Kursus) menggelar Program Bimbingan Kemandirian Bidang Mengemudi Mobil yang berlangsung di Aula HLR Kursus, pada Selasa, 15 Juli 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta klien Bapas, dan turut melibatkan Satlantas Polres Palopo, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam memberikan edukasi menyeluruh mengenai keselamatan dan etika berlalu lintas.
Dalam sambutannya, Kiki Oditya, H. KA. Bapas Kota Palopo, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam membekali klien dengan keterampilan yang bisa dijadikan bekal kehidupan mandiri. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pembinaan dan lembaga pelatihan seperti HLR untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.
Sambutan hangat juga datang dari Ambu Guttu, S.T., M.M., selaku Pimpinan HLR Kursus, yang menyampaikan apresiasinya:
“Kami mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara HLR Kursus dan Bapas Palopo selama lebih dari lima tahun ini. Kolaborasi ini bukan hanya tentang pelatihan teknis, tetapi juga bentuk nyata komitmen bersama dalam memberikan harapan dan keterampilan hidup baru bagi para klien.”
Menambah semangat acara, Satlantas Polres Palopo yang turut hadir melalui Kanit Kamsel, Bapak Yulius Sappa, juga memberikan sambutan sekaligus pembekalan mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dalam arahannya, beliau menyampaikan:
“Mengemudi bukan hanya soal mengendalikan kendaraan, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kami hadir untuk mendukung peserta menjadi pengemudi yang beretika dan sadar hukum.”
Pelatihan ini mencakup teori dasar lalu lintas, praktik mengemudi mobil manual dan matic, serta edukasi tentang etika berkendara. Diharapkan melalui kegiatan ini, para klien tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga kepercayaan diri untuk membangun masa depan yang lebih baik dan mandiri di tengah masyarakat.




